Pada penutupan perdagangan di bursa Nymex Jumat (1/10) dini harga minyak mentah mengalami kenaikan yang signifikan. Harga minyak mentah menguat menggenapi peningkatan bulanan terbesar sejak bulan Mei 2009. Pertumbuhan ekonomi AS yang dilaporkan lebih baik dari perkiraan pada kuartal kedua lalu telah mendorong minat para investor terhadap komoditas ini.
Harga minyak mentah terangkat seiring dengan bursa saham yang membukukan kenaikan bulan September terbesar sejak tahun 1939. Pada kuartal kedua lalu dilaporkan pertumbuhan ekonomi tahunan di AS mencapai 1.7%. Angka pertumbuhan ekonomi ini melebihi estimasi yang hanya mengharapkan pertumbuhan sebesar 1.6%. Minyak mentah berjangka Nymex untuk kontrak pengiriman bulan November tampak mengalami kenaikan sebesar 2.11 dolar (2.7%) dan ditutup pada posisi 79.97 dolar per barel. Sepanjang bulan September harga minyak mentah telah mengalami kenaikan sebesar 11% dan sepanjang kuartal ketiga bertumbuh sebesar 5.7%. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa harga minyak masih akan bergerak sesuai dengan kondisi di luar pasar. Untuk saat ini harga minyak mentah masih akan mengetes level support - resistance pada kisaran 77 - 85 dolar per barel.
No comments:
Post a Comment